Kamis, 27 Januari 2011

MACAM-MACAM FI’IL


Macam-macam fi’il
Fi’il itu ada tiga macam, yaitu fi’il madhi, fi’il mudhori’, fi’il amer
  1. fi’il madhi
adalah lafadh yang menunjukkan kejadian (perbuatan) yang telah berlalu dan selesai. Tandanya ialah kadang-kadang dimasuki ta ta’nist yang disukunkan.
Contohnya :
سفر , سفرت , نصر,نصرت
  1. fi’il mudhori’
adalah lafadh yang menunjukkan kejadian (paerbuatan) yang sedang berlangsung dan yang akan dating. Alamatnya ialah diawali oleh huruf alif, ta, ya, nun.
Contohnya :
يقرا تقرا اقرا نقرا  
  1. fi’il amer
adalah lafadh yang menunjukkan kejadian (perbuatan )yang berbentuk sebuah perintah
contohnya :
 اكتب


TANDA-TANDA Fi’il Madhi

Fi'il madhi selamanya di-fathah-kan huruf akhirnya.
Contoh:
سفر

Perlu diketahui, fi’il madhi akan selalu di-fathah-kan kecuali jika bertemu dengan
واو الجاعة maka akan di-dommah-kan, atau bertemu dengan التاء المتحركة , ,نون النسوة
Dan ن yang menunjukkan fa’il maka akan di-sukun-kan.
الرجل سا فروا
فتحت الباب
البنات تعلمن
خرجنا الى الحقول

TANDA-TANDA Fi'il Mudhari'

Fi'il mudhari' yaitu, fi'il yang diawali dengan salah satu huruf zaidah yang empat yang terhimpun dalam lafazh (hamzah, nun, ya, ta) dan selamanya di-rafa'-kan, kecuali dimasuki amil yang me-nashab-kan atau yang men-jazm-kan (maka harus disesuaikan dengan amil-nya).

Maksudnya: Fi'il mudhari' itu harus selalu di-rafa'-kan huruf akhirnya dan huruf awalnya harus memakai salah satu dari huruf zaidah yang empat, yaitu hamzah, nun, ya, dan ta.
اجلس
نجلس
يجلس
تجلس


Perlu diketahui, bahwa fi'il mudhari' itu ada yang di-rafa'-kannya secara lafazh dan ada pula yang secara perkiraan. Kalau fi'il mudhari' yang mu'tal akhir itu di-nashab-kan. Kalau di-jazm-kan, maka harus dibuang huruf 'illat-nya (alif, wawu, ya’).


TANDA-TANDA Fi'il Amar

Fi'il amar selamanya di-jazm-kan (huruf akhirnya).
Contoh:
نظف اسنانك


Perlu diketahui, bahwa fi'il amar selamanya harus di-jazm-kan huruf akhirnya bilamana fi'il madhi-nya yang ber-mabni shahih akhir, tetapi bila fi'il madhi-nya terdiri dari fi'il yang ber-mabni mu'tal akhir maka fi'il amar-nya harus dibuang huruf 'illat-nya.
Kalau bertemu dengan الف الإثنين, واو الجماعة, ياء مخاطبة او تاءالتأنيث , maka tanda jazm-nya dengan membuang (menghilangkan) huruf nun.

نظف اسنانك
اخرجن
ادع
افتحا
اجمعوا
اغلقى

DAFTAR PUSTAKA

1.      Al-amtsilatutasrifiyah
2.      Nahwu wadih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar